Festival Kampung Salak, Menjadikan Potensi Budaya dan Komoditas Dari Rengel

blogger tuban – Festival Kampung Salak akan diselenggarakan selama dua hari (11-12 Oktober). Pada Sabtu (12/10) siang, akan digelar pawai budaya yang mengambil start di balai desa Karang Tengah menuju Goa Ngerong. Kirab Budaya dan Festival Kampung Salak ini dapat menjadi agenda tahunan. Dalam festival ini dihadiri Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., memberangkatkan peserta Kirab Nadong Donggo dalam rangka Festival Kampung Salak, Jumat (11/10/2019) di desa Rengel. Turut hadir pada kegiatan ini Camat bersama Forkopimka Rengel.
Pada kegiatan Kirab Nadong Dongo, gunungan buah salak diarak oleh sejumlah peserta yang terdiri dari komunitas seniman; komunitas sepeda onthel; dan ibu-ibu PKK. Tidak hanya itu, dapat didaftarkan ke Disparbudpora Tuban untuk menjadi agenda wisata tahunan Kabupaten Tuban. Sehingga dapat disosialisasikan ke kabupaten Tuban bahkan luar Tuban. “Tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan hingga ke Jawa Timur dan Nasional,” terangnya

Dengan ada kirab Budaya ini menjadi langkah untuk melestarikan budaya luhur. Kegiatan ini menjadi wahana edukasi langsung dapat bisa dinikmati masyarakat. Sekaligus media pembelajaran bagi generasi muda dan generasi selanjutnya. “Jangan sampai kita kehilangan warisan luhur budaya bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kampung Salak, Mundhir menyebutkan tujuan kegiatan ini untuk mengangkat potensi desa berupa komoditas salak. Juga kembali memunculkan budaya di sekitar Goa Ngerong Rengel. Simak Video ulasan Kang Reyvan dalam mengikuti event Opening Festival Kampung salak :

Andhika Nur Afian

Blogger dan Programmer di Perahu Layar Kertas Web Developer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *